Resto/Cafe/Bar

Wyndham Culinary Journey

Menikmati 10 Sajian Cita Rasa Warisan Kuliner Indonesia di Lima Properti Wyndham

DJAKARTA.IDMengawali tahun 2026 ini, perusahaan vacation ownership Travel + Leisure Co. yang menaungi lima properti Wyndham di Indonesia, mempersembahkan “Wyndham Culinary Journey” sebagai perayaan keberagaman kuliner Nusantara. Inisiatif ini menghadirkan 10 sajian khas yang terinspirasi dari masing-masing tradisi kuliner setiap daerah di mana properti Wyndham berada.

Kelima Wyndham yang berpartisipasi meliputi Wyndham Casablanca Jakarta, Wyndham Garden Kuta Beach Bali, Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali, Wyndham Opi Hotel Palembang, dan Wyndham Surabaya City Centre. Melalui “Wyndham Culinary Journey” ini, setiap tamu yang menginap maupun pengunjung umum dapat menikmati lezatnya 10 menu spesial.

“Makanan memiliki kekuatan untuk menghubungkan setiap orang dan budaya melalui sajian kami yang membawa kehangatan layaknya di rumah. Melalui Wyndham Culinary Journey ini, kami berharap kekayaan tradisi kuliner Indonesia dapat dirasakan hangat oleh setiap tamu yang menginap,” ungkap Indra Budiman sebagai Area General Manager Indonesia, Travel + Leisure Co.

Masing-masing properti Wyndham menyajikan dua menu spesial yang dapat ditemukan di kelima hotel di atas. Mulai dari sajian khas Jakarta yang dihadirkan Wyndham Casablanca Jakarta, yakni “Buntut Bakar Maranggi” dan “Sari Laut Bakar Dabu-dabu”.

Olahan buntut sapi yang dipanggang hingga empuk dan dihidangkan bersama kuah kaldu kental. Sementara untuk hidangan laut, Wyndham Casablanca Jakarta mempersembahkan kombinasi cumi dan udang yang disajikan bersama sambal dabu-sabu menyegarkan.

Selanjutnya, Wyndham Tamansari Jivva Resort Bali mempersembahkan “Bebek Goreng Jivva” dan “Sup Miso Moringa”. Bagi pencinta pedas, menu bebek goreng ini cukup nendang, namun tetap bisa dinetralisir dengan seruputan kuah hangat dari miso daun kelor yang dilengkapi udang dan ikan.

Masih dari hidangan khas Pulau Dewata, Wyndham Garden Kuta Beach Bali menyiapkan menu khas Bali Selatan, yakni “Ikan Kakap Sambal Matah” dan “Paha Kambing Bakar”. Kelezatan kedua menu ini berhasil mengobati kerinduan sajian khas pantai Bali Selatan yang selalu menjadi daya tarik utama wisatawan.

Berpindah ke area Palembang, Wyndham Opi Hotel Palembang hadir dengan “Nasi Minyak Iga Bakar” dan “Laksan” yang memberikan cita rasa khas Kota dengan julukan Venice of the East tersebut. Nasi Minyak sendiri adalah adaptasi dari nasi kebuli dan nasi biryani yang disesuaikan dengan selera lidah orang Indonesia. Jika nasi kebuli biasanya menggunakan beras basmati, Nasi Minyak ini menggunakan beras lokal. Disajikan dengan saus sambal nanas dan potongan iga bakar, menu ini wajib dicoba!

Menu khas Palembang berikutnya adalah “Laksan”, terbuat dari ikan tenggiri dan sagu yang dibentuk menyerupai pempek. Disajikan dengan kuah santan gurih yang tidak terlalu kental, “Laksan” biasanya dinikmati sebagai menu sarapan warga Palembang.

Terakhir adalah persembahan Wyndham Surabaya City Centre yang menghadirkan menu legendaris mereka, yakni “Rawon Misoa” dan “Tahu Campur”. Substitusi nasi dengan misoa menjadi keunikan sendiri dari menu ini, di mana esensial rawon menggunakan kluwek masih dipertahankan. Hidangan khas Surabaya yang wajib dinikmati juga adalah “Tahu Campur”, terdiri dari tahu lembut, irisan daging, dan lentho yang disajikan hangat dengan kuah gurih, serta aroma menggugah selera.

“Menu ini mencerminkan komitmen kami untuk menghadirkan pengalaman hangat bagi para tamu dan pengunjung, sekaligus memberikan rasa akrab dan nyaman bagi mereka,” tutup Indra.

Menu kolaborasi dari lima properti Wyndham ini direncanakan mulai tersedia dalam beberapa bulan ke depan. Hal ini berkaitan dengan perbedaan ketersediaan bahan utama dari masing-masing operasional hotel. So, stay tuned with the latest update with Travel and Leisure Cp. for further information. (aul)