
Teror Psikologis, Humor Gelap, dan Balas Dendam Menyatu dalam Karya Sam Raimi Terbaru
DJAKARTA.ID – Karya terbaru dari sutradara visioner Sam Raimi berjudul Send Help resmi tayang mulai 28 Januari 2026. Film ini mengikuti perjuangan Linda Liddle (Rachel McAdams) dan Bradley Preston (Dylan O’Brien) sebagai dua rekan kerja yang selamat dari kecelakaan pesawat dan terdampar di sebuah pulau terpencil tanpa bantuan apa pun.
Ditulis oleh Damian Shannon dan Mark Swift, film Send Help ini memadukan thriller psikologis, horor, dan komedi gelap dalam satu pengalaman sinematik yang intens dan tak terduga. Di pulau tersebut, Linda dan Bradley harus menghadapi kerasnya alam sekaligus dinamika hubungan yang semakin kompleks. Menghadirkan ketegangan yang terus meningkat, momen-momen mengejutkan, dan lapisan cerita lebih dari sekadar kisah survival, film ini siap menghadirkan pengalaman sinematik yang mendebarkan dan berbeda.
Selain kisah bertahan hidup yang penuh ketegangan, Send Help menyimpan berbagai elemen menarik yang membedakannya dari film thriller pada umumnya. Sinopsis singkat film ini mengisahkan Linda, seorang karyawan yang cerdas namun kerap dipandang sebelah mata. Sementara Bradley merupakan bos barunya yang arogan dan terbiasa mendapatkan apa pun melalui pesona dan statusnya. Setelah kecelakaan pesawat membuat mereka terdampar di sebuah pulau terpencil, relasi kekuasaan di antara keduanya pun berbalik arah.
“Apa yang menarik bagi saya adalah pertanyaan mengenai bagaimana jika seseorang yang selama ini ditekan justru menjadi pihak yang paling mampu bertahan ketika semua peran terbalik?” ujar Sam Raimi dalam rilis yang diterima tim redaksi.

Film Send Help mengambil lokasi syuting dimulai dari Sydney, Australia, sebelum berlanjut ke pesisir barat daya Thailand untuk pengambilan gambar adegan pulau terpencil. Pulau Ko Hong dipilih sebagai lokasi adegan pendaratan Linda dan Bradley. Ian Gracie selaku production designer turut menjelaskan bahwa pasang surut air laut, kondisi cuaca, arah matahari, hingga akses menuju lokasi diperhitungkan secara cermat. Bahkan, perjalanan menuju pulau memakan waktu hingga dua jam melalui darat dan hampir satu jam melalui laut.
Melihat keterbatasan tersebut, sejumlah adegan pulau lainnya difilmkan di daratan utama yang lebih mudah dijangkau. Tim efek visual juga merekam tebing-tebing curam agar adegan ekstrem dapat direalisasikan dengan aman di studio. “Rasanya luar biasa bisa berada di lingkungan tropis yang benar-benar terisolasi. Panas dan pasirnya terasa membakar, tetapi justru itu yang membuat pengalaman syuting terasa autentik,” ungkap Sam Raimi menambahkan.
Sam Raimi juga menggandeng Ky Furneaux, seorang ahli survival asal Australia sekaligus stunt performer berpengalaman yang dikenal lewat berbagai proyek ekstrem dan acara bertema ketahanan hidup. Furneaux memastikan setiap detail adegan bertahan hidup di film ini terasa realistis tanpa mengurangi intensitas ketegangan.
“Sam tidak ingin penonton menyaksikan Send Help dan merasa apa yang mereka lihat tidak masuk akal,” ujar Furneaux.

Perhatian terhadap detail juga tercermin dalam rancangan kostum. Desainer kostum Anna Cahill berhasil menghadapi tantangan besar karena Linda dan Bradley hanya mengenakan satu set pakaian selama terdampar di pulau. Demi menjaga kontinuitas dan realisme visual, hampir 50 pasang celana Linda dibuat dengan berbagai tingkat noda, sobekan, dan keausan.
Tonton dan rasakan perpaduan aksi, strategi bertahan hidup, dan dinamika karakter yang intens dalam film Send Help di layar lebar terdekat Anda. (aul)
Posting komentar