
Mengamankan data pribadi di dunia maya sebelum kejahatan cyber menyerang
Netizen seringkali memiliki lebih dari satu social media dengan berbagai informasi pribadi yang diberikan melalui layanan world wide web. Biasanya mereka tidak terlalu memikirkan keamanan atas kata sandi satu akun dengan akun lainnya yang dibuat sama. Padahal hal ini cukup riskan apabila komplotan hacker berhasil membobol salah satu situs tersebut dan mencuri beberapa informasi penting mengenai data diri dan sebagainya.
Oleh karena itu Avast baru-baru ini melakukan survey terhadap 700 orang Indonesia untuk mencari tau mengenai sikap mereka tentang perlindungan data pribadi di dunia maya. Diketahui bahwa 97% masyarakat Indonesia menyatakan atas kepemilikan data berharga di setiap akun social media. Tercatat beberapa rincian situs yang dianggap bernilai di atas 100$ atau lebih seperti Amazon, LinkedIn, DropBox, WhatsApp, Email, Snapchat, Twitter dan Facebook.
Fakta responden menyebutkan, 35% netizen Indonesia tidak pernah mengganti kata sandi pada akun media sosial masing-masing meskipun telah mendapat notifikasi adanya pembobolan data. Hanya sekitar 66,3% pengguna yang melakukannya namun tindakan tersebut tidak dilakukan untuk situs lainnya. Sehingga, hal ini bisa menjadi celah bagi penjahat cyber untuk masuk dan mencuri data pribadi seseorang.
Terbukti setelah layanan utama seperti Yahoo dan LinkedIn pernah menjadi korban cyber crime, sekitar 42,9% mulai tidak yakin mengenai keamanan data pribadi mereka. Maka dari itu diperlukan tindakan lebih untuk mengamankan akun di dunia maya dengan beberapa langkah. Mulai dari penggunaan kata sandi, pilihlah karakter rumit gabungan huruf dan angka sehingga hacker tidak mudah menebaknya.
Gunakan password manager sebagai aplikasi yang dapat membantu Anda menghasilkan kata sandi kuat dan unik untuk semua akun online, serta dengan mudah menggantinya secara rutin. Cara sederhana ini tampak begitu sepele, namun masih banyak pengguna Internet di Indonesia yang enggan melakukan perubahan password secara kontinyuitas. Jika demikan, Anda memerlukan satu cara lagi untuk melindungi data-data pribadi penting dalam dunia maya.
Pastikan sebuah anti virus sudah terinstall pada perangkat komputer atau smartphone. Pilih software seperti Avast yang menawarkan perlindungan pengguna dari ancaman Internet jahat atau cyber crime itu sendiri. Produk keamanan digital Avast bisa diaplikasikan untuk mobile, PC, atau Mac. Avast Software (www.avast.com) telah melindungi lebih dari 400 juta pengguna Internet di seluruh dunia.
Posting komentar