
Koleksi terbaru Converse Rated One Star Spring 2018
Industri menjadikan “Bintang Lima” sebagai standar tentang apa yang dianggap terbaik di kelasnya. Namun, Converse ingin menantang status quo tersebut dengan cara meluncurkan Rated One Star. Sebuah koleksi terbaru yang ingin memberi tahu dunia bahwa One Star bukan sekedar sepatu – It’s an Attitude!
Pada tanggal 20 April 2018 bertempat di Jakarta, Converse meluncurukan kampanye Rated One Star secara kolektif di seluruh dunia. One Star dikembangkan untuk menjangkau dan melibatkan kaum muda yang disruptif yang kurang diperhitungkan (underrated). Converse ingin terhubung dengan audiens tersebut dengan cara yang lebih berdampak dan bermakna.
Di Indonesia, Converse mengajak empat city-culture dengan latar belakang yang berbeda. Ada Teddy Adhitya mewakili musik, Tiara Nabyl sebagai representasi fashion, Philip Ponk bersuara di bidang seni, dan Absar Lebeh di bidang olahraga skateboard. Keempatnya dipilih karena dihormati dan diakui dalam komunitas mereka.
“Whatever you’re doing, if you believe it, just freaking start”, ungkap Teddy Adhitya. Berkarir sebagai penyanyi di jalur indie, Teddy merasa lebih bebas menyampaikan apa pun yang diinginkan. “Musik bagi saya adalah sebuah kendaraan untuk menyampaikan pesan atau utusan. Biasanya berasal dari entity yang lebih besar dari mereka dan berbicara melalui mereka sendiri selaku musisi.” Bekerja dengan kejujuran tanpa rasa takut. Inilah mengapa ia dipilih Converse Indonesia sebagai salah satu ikon #RatedOneStar.
Menjadi satu-satunya perempuan dari empat ikon #RatedOneStar Converse Indonesia, Tiara Nabyl mewakili dunia fashion dan seorang model yang begitu menginspirasi. Tiara mampu menerjemahkan gaya busana masyarakat Jepang nan unik dari 1950an hingga 1980an melalui gaya quirky. Ia juga memiliki kemampuan luar biasa ketika memadu padankan segala jenis busana. Menurutnya, menjadi orang “biasa” itu membosankan. “Being ordinary is boring. I want to be different. I want to be free. When everyone wants to blend in, I want to stand out in the crowd,” pungkasnya.
Menggambar bukan hanya sebuah pekerjaan bagi Philip Ponk, tetapi juga sebagai hobi. As an illustrator, ia mampu menjadi pusat perhatian dengan gaya urban sporty yang berpadu dengan tas jinjing dan topi beanie yang serasi dengan kemeja bermotif bunganya. Warna kontras memang tampilannya sehari-hari. Kesetiaannya pada diri sendiri dan pekerjaan membuat kepribadiannya begitu unik. Philip Ponk adalah salah satu anak muda terbaik yang dipilih Converse Indonesia sebagai ikon #RatedOneStar tahun ini.
Last but not least, Absar Labeh sudah tidak asing lagi di dunia skateboard Indonesia. Melalui prestasinya, ia berhasil mengangkat nama Indonesia di dunia olahraga ekstrem tersebut. Di samping menjadi gitaris band The S.I.G.I.T dan Mooner, ia baru saja menyandang gelar kehormatan pro-skater dan menyelesaikan tur keliling Asia. “Because result never betray the process,” ujar pria yang berdomisili di Bandung ini. Kemampuannya bermain skateboard dan aktivitasnya di dunia musik menjadi alasan dipilihnya Absar Lebeh sebagai salah satu ikon #RatedOneStar Converse Indonesia.
Converse Rated One Star Spring 2018 kini telah tersedia di semua toko Converse. Nuansa One Star tampak lebih berwarna tropis dan sesuai dengan streetstyle yang ditujukan bagi Skaters. Koleksinya hadir dengan ragam material seperti Premium Nubuck, Suede, dan Kulit. Converse Rated One Star menampilkan insole Ortho Lite untuk memberikan kombinasi kinerja dan kenyamanan dengan teknologi busanya. Segera update informasi tentang Converse Indonesia melalui akun media sosial facebook @ConverseID dan Instagram @Converse_ID. (Aul)

Posting komentar