Food & Beverage

Nikmati Keju Eropa setiap hari!

Kampanye "Open Your Taste with European Cheese" digelar untuk kedua kalinya di Indonesia

Untuk kedua kalinya Centre National Interprofessionnel de l’Economie Laitière (CNIEL) dengan dukungan Uni Eropa menggelar acara dan kampanye "Open Your Taste with European Cheese" di Indonesia. Tujuan dari kampanye ini adalah untuk mempromosikan dan memperkenalkan lebih dekat serangkaian jenis dan rasa keju Eropa kepada konsumen di Indonesia, khususnya di Jakarta, sekaligus membuka citarasa untuk menikmati kekayaan rasa serta kualitas yang premium.

Sekilas mengenai Keju Eropa

Keju terbaik di dunia tanpa diragukan berasal dari Eropa, di mana industri kecil maupun produsen besar berusaha untuk menciptakan produk-produk turunan susu yang terbaik. Negara-negara penghasil keju yang biasanya dikenal adalah anggota Uni Eropa dan Perancis sebagai negara yang paling berperan baik dalam konsumsi lokal maupun dikenal secara internasional. Pilihan jenis keju Eropa sangat beragam untuk memenuhi segala citarasa, mulai dari soft cheese yang kaya rasa dan lembut dan cukup dinikmati dengan roti yang baik, hingga keju padat yang diserut untuk disajikan bersama hidangan pasta favorit.

Pembuatan keju adalah sebuah proses artisan yang sudah dikenal sejak dahulu kala, dan menurut legendanya dibuat secara kebetulan oleh seorang pedagang dari Arab yang menyimpan susu dalam tas terbuat dari perut domba dan berkelana di gurun pasir. Satu malam ia menemukan bahwa susu telah berubah dan terpisah menjadi bagian curd yang padat, dan whey yang cair yang disebabkan oleh rennet (enzim yang ditemukan dalam perut binatang yang diberi minum susu) yang terdapat dalam perut domba dan dibantu oleh panasnya cuaca hari itu.

Eropa kini mungkin adalah pusat dari sentra produksi keju, namun ada pendapat bahwa pendatang dari Asia memperkenalkan cara pembuatannya. Kerajaan Romawi yang perkasa juga ikut bertanggung jawab atas penyebaran cara pembuatan keju di kawasan kekuasaannya dan pada waktu abad pertengahan saat biara-biara di Eropa bereksperimen dan mulai memproduksi berbagai jenis keju. Terdapat catatn sejarah yang menyebutkan keju jenis Gorgonzola sudah dibuat di Italia Utara sekitar 879 Masehi serta keju Roquefort di Perancis di tahun 1070 Masehi.

Dengan sejarah ini, Eropa tetap adalah epicenter dari pembuatan keju, dengan penduduk setempatnya mengkonsumsi bagian terbesar dari produksinya; sekalipun menarik untuk dicatat bahwa di pasar negara emerging seperti Indonesia konsumsi keju secara terus meningkat seiring dengan pengetahuan konsumen dan keinginan untuk mencoba berbagai citarasa baru.

Jenis-jenis Keju

Keju memiliki banyak sekali rasa, bentuk dan tingkat kematangan serta tekstur keju. Keju hanya dibuat dari bahan bahan asal susu (susu, lemak susu dsb). Bahan ini dapat digunakan sendiri atau dicampur dan dikoagulasi dengan rennet, bahan-bahan fermentasi, atau dua-duanya. Di Perancis proses transformasi menghasilkan sekitar 1200 jenis keju. Keju demikian aneka ragam, sehingga siapapun di dunia ini dapat menemukan keju yang disukainya.

  • Soft : Dimatangkan dari laur dengan kulit yang putih, sering meleleh pada suhu ruangan. Jenisnya antara lain Brie, Camembert, Mozzarela, dan Reblochon.
  • Semi-soft: Bagian dalam yang lembut dan creamy tanpa atau hanya dengan kulit yang tipis. Rasanya beragam dari mild hingga pungent. Jenisnya antara lain Raclette, Gouda, Abondance, dan Morbier.
  • Hard: Tekstur padat dengan rasa mulai dari mild hingga pungent, mudah untuk diserut. Jenisnya antara lain Emmental, Parmigiana, Beaufort, Mimolette, dan Tomme de Savoie.
  • Blue: Alur alur hijau atau biru yang terjadi karena penambahan jamur penicillium roqueforti selama proses produksi. Jenisnya antara lain Stilton, Bleu d’Auvergne, dan Bleu de Gex.

Cara terbaik menyimpan dan menyajikan keju

Untuk menjaga tekstur asli dari keju dan agar tidak kehilangan rasanya, cukup membungkus keju dalam kemasan aslinya ditambah lagi dengan cling wrap plastik atau aluminium foil. Keju sebaiknya disajikan pada suhu ruangan agar rasa dan aroma berkembang secara bertahap.

Nikmati Keju Eropa setiap hari!

Cheese Platter adalah cara sederhana namun klasik untuk menyajikan berbagai jenis keju Eropa. Saat ini keju Eropa dengan mudah dapat dibeli di banyak toko makanan dan supermarket premium terkenal. Di sana juga kerap dapat ditemui promotor yang bertugas untuk memperkenalkan serangkaian jenis keju Eropa dengan cara unik, yakni memadupadankan keju dengan berbagai jenis crackers dan roti.

Keju Eropa biasanya dipadukan dengan berbagai condiment, buah segar maupun yang dikeringkan, kacang-kacangan dan minuman apapun yang disukai, bahkan dengan teh untuk memperkaya pengalaman rasa. Keju juga dapat berfungsi sebagai bahan untuk memasak yang berbeda. Setiap orang bisa menjadi ahli kuliner untuk merasakan semua rasa dengan dipadankan yang disukai, dan kesempatan untuk menciptakan sendiri cheese platter yang unik, dan paling penting bersantap dengan nikmat bersama keluarga atau teman!