
Roadshow J+ Art Awards 2026, ARTOTEL Gelora Senayan Tampilkan 10 Karya dari 9 Seniman Terpilih
DJAKARTA.ID – Memasuki tahun ketiganya, ajang kompetisi J+ Art Awards 2026 kembali memilih ARTOTEL Group sebagai salah satu venue partner untuk menampilkan karya-karya seni peserta. Digagas oleh Connected Art Platform, kompetisi seni tersebut merupakan acara tahunan yang diperuntukkan untuk mendukung praktik seni kontemporer dan talenta kreatif di Indonesia.
Pameran kali ini sekaligus menjadi momen tahun kedua kolaborasi J+ Art Awards 2026 dengan ARTOTEL Group. Tahun sebelumnya, kolaborasi berlangsung di ARTOTEL Suites Mangkuluhur Jakarta dan ARTOTEL Suites Bianti Yogyakarta. Tahun ini giliran ARTOTEL Gelora Senayan sebagai pembuka rangkaian roadshow sebelum Awarding Night pada Oktober 2026 mendatang.
“Kami belum bisa memastikan tanggal dan venue acara Awarding Night untuk J+ Art Awards 2026 ini. Namun, bisa dipastikan akan berlangsung pada bulan Oktober 2026,” ungkap Dhanny Sanjaya selaku Management & Operational Manager Connected Art Platform yang ditemui di ARTOTEL Gelora Senayan, Jumat (24/7/2026).

Ada 10 karya dari 9 seniman terpilih yang ditampilkan dalam pameran bertajuk MIRAGE (Fatamorgana) di ARTOTEL Gelora Senayan. Terbuka untuk umum mulai 24 Juli – 24 Oktober 2026 di ARTSPACE, Lobby Level. Sembilan seniman yang berpartisipasi adalah Adri Wak Yong, Agung Bule, Camelia Mitasari Hasibuan, Minji Sani, Mivetboi. Mochamad Rizky Aditya, Patricia Ceraldine Thebez, Raka Hadi Permadi, dan Yung Finando.
Tema MIRAGE dipilih untuk menghadirkan beragam respons artistik terhadap cara manusia memaknai realitas di tengah perubahan sosial, budaya, dan teknologi yang terus berlangsung. Layaknya fatamorgana yang tampak nyata, namun berubah ketika didekati. Pameran ini mengajak para seniman untuk merespon batas-batas yang semakin cair antara kenyataan, ilusi, memori, dan harapan.
Fatamorgana tersebut ditampilkan salah satu seniman yang berpartisipasi, Mivetboi dalam dua karya berjudul “MONOLOG RUANG TENGAH.” dan “Kembali Senja”. Kedua karya ini merefleksikan perjalanan emosi serta proses kembali mengenal diri sendiri melalui ruang kontemplasi pemilik nama asli Sebastian Yoga tersebut.

“Di MONOLOG RUANG TENGAH., saya menampilkan bunga mawar yang cantik dan indah, lengkap dengan durinya. Karya ini ibarat suatu kebahagiaan dan kesedihan yang kerap datang dalam satu paket. Sementara untuk karya ‘Kembali Senja’ lebih menangkap momen upside down diri sendiri dalam kehidupan,” terang Mivetboi dalam kesempatan yang sama.
Melalui pameran MIRAGE ini, ARTOTEL Group terus berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan J+ Art Awards ke depan. Setelah malam penganugerahan nanti, kemungkinan berkolaborasi juga masih terbuka lebar untuk mengadakan pameran solo, duo, hingga trio dari seniman yang berpartisipasi.

“Kami selalu membuka ruang bagi para seniman lokal untuk menampilkan karya-karyanya di ARTOTEL Group. Kami berharap pameran ini dapat menjadi ruang yang mendorong apresiasi, dialog, dan keterlibatan lebih dekat dengan seni kontemporer,” tutup Christo Gultom, Director of Sales & Marketing ARTOTEL Gelora Senayan. (aul)
Posting komentar