
Asosiasi sepak bola profesional papan atas untuk meningkatkan profil olahraga Spanyol
LaLiga, asosiasi profesional papan atas liga sepak bola Spanyol, untuk pertama kalinya menghadirkan Carolina Marin ke Jakarta – seorang atlet badminton wanita ternama asal Spanyol yang menempati peringkat ke-4 dunia di kategori tunggal wanita, sebagai bagian dari upaya berkelanjutannya untuk meningkatkan visibilitas dan profil olahraga Spanyol di seluruh dunia.
LaLiga berharap dapat menjadi yang terdepan dalam hal kualitas dan inovasi teknologi di industri ini, menawarkan tingkat layanan optimal klub-klubnya dan memberikan produk-produk terbaik bagi para pendukung, meliputi siaran-siaran yang mendorong inovasi pada fitur-fitur teknis dan produksi terkini.
Saat ini, LaLiga mengawasi 20 tim sepak bola top dunia asal Spanyol seperti Atlético Madrid, Barcelona, Real Madrid dan banyak lagi, dan telah diadministrasikan oleh Liga de Fútbol Profesional (LFP) sebagai divisi sepak bola dari asosiasi profesional papan atas pada sistem liga sepak bola Spanyol. Menurut koefisien liga UEFA, LaLiga telah dinobatkan sebagai liga teratas di Eropa dalam lima tahun terakhir dan telah menghasilkan lebih banyak klub papan atas di benua tersebut dibandingkan liga-liga lainnya di dunia.
“Selama beberapa tahun terakhir, LaLiga telah semakin diakui secara global dan mengalami pertumbuhan secara eksponensial dalam hal kinerja dan kualitas bagi para penonton di seluruh dunia,” kata Ivan Codina, Managing Director SEA, Jepang dan Korea Selatan.
Di sisi lain, LaLiga memiliki komitmen untuk memerangi pembajakan dan mempromosikan permainan yang adil dalam sebuah kompetisi, yang bebas dari kecurangan dan sangat menolak kekerasan. LaLiga juga mempromosikan pertandingan-pertandingan olahraga wanita, dengan tujuan utama untuk menanamkan nilai-nilai seperti inklusi dan penghargaan di antara para penggemar di masa yang akan datang.
Sejalan dengan misi dan komitmennya, LaLiga menjalankan sebuah proyek pengelolaan bantuan bersama Carolina Marin sejak Maret 2016, untuk membantu meningkatkan profil dari 64 federasi olahraga Spanyol dan Komite Paralimpik Spanyol.
Proyek kolaborasi tersebut kini membawa LaLiga dan Carolina Marin untuk pertama kalinya melakukan sebuah kegiatan di Indonesia. Carolina Marin mengatakan, “Saya sangat semangat dan senang memiliki kesempatan untuk terlibat dalam proyek ini bersama LaLiga dan mengunjungi sebuah negara yang memiliki hasrat dan talenta yang begitu besar dalam olahraga seperti Indonesia.”
Sebagai bagian dari upaya LaLiga untuk meningkatkan visibilitas dan profil olahraga Spanyol, Carolina Marin akan mengibarkan bendera untuk berbagai olahraga Spanyol di negara-negara di seluruh dunia seperti Singapura, Indonesia, Malaysia, India, Tiongkok dan lainnya. Hari ini, Carolina Marin mengadakan sebuah sesi latihan untuk berbagi pengetahuan dan keterampilan dengan para penggemar (fans) di Jakarta, sekaligus menginspirasi dan memotivasi atlet-atlet badminton muda Indonesia.
“Indonesia memiliki talenta yang sangat besar dalam badminton dan semakin banyak atlet-atlet muda yang kini melangkah maju di arena dunia. Secara historis, Indonesia telah menghasilkan berbagai atlet badminton top dunia, yang telah berhasil menggapai prestasi menakjubkan dan memenangkan kompetisi-kompetisi bergengsi. Melihat potensi luar biasa ini, kami menilai Indonesia sebagai pasar yang sangat penting bagi LaLiga dan komunitas olahraga Spanyol,” tambah Carolina Marin.
Carolina Marin memenangkan medali emas Olimpiade pertamanya di Rio de Janeiro pada tahun 2016, setelah menang melawan P.V. Sindhu dari India. Dia meraih gelar juara dunia pada tahun 2014 dan 2015, dan dinobatkan sebagai pemain badminton Spanyol pertama yang berhasil memenangkan gelar emas pada kompetisi Grand Prix. Selain itu, ia juga akan berpartisipasi pada Indonesia Open 2017, yang akan diadakan pada tanggal 12-18 Juni.
Melalui aktivasi global ini, LaLiga memberikan dukungannya kepada federasi-federasi olahraga Spanyol lainnya, yang tertera pada LaLiga4Sports Project, yang mencakup lebih dari 60 federasi olahraga.
“Our desire is for the sport-viewing experience to be a unique one, which enables fans to enjoy maximum coverage,” Ivan Codina, Managing Director SEA, Japan & S. Korea ended. “Keinginan kami adalah agar dapat menghadirkan pengalaman menonton olahraga yang unik, yang memungkinkan para penggemar untuk menikmati tayangan-tayangan yang maksimal,” tutup Ivan Codina.

Posting komentar