
Abadikan 50 Karya Jurnalistik Terbaik Melalui Buku, BCA Digital Pecahkan Rekor MURI
DJAKARTA.ID – Merayakan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) di bulan Oktober ini, PT Bank Digital BCA (BCA Digital) meluncurkan buku antologi literasi keuangan berjudul Dear Money, We Need to Talk. Buku ini merupakan kumpulan dari 50 karya tulisan jurnalistik yang berpartisipasi dalam ajang bluPressAwards 2026 dan diikuti oleh rekan-rekan media daerah hingga nasional.
Momen peluncuran buku tersebut bahkan mendapatkan pengakuan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam kategori “Buku Literasi Keuangan Karya Jurnalis Terbanyak”. Buku ini menghimpun 50 artikel jurnalistik pilihan hasil kurasi bersama financial expert dari 118 karya jurnalis se-Indonesia.
“Melalui buku ini, BCA Digital ingin menunjukkan bahwa mengelola keuangan bukan sekadar tentang angka, melainkan bagaimana kita mengambil keputusan yang lebih baik. Kami sangat mengapresiasi rekan jurnalis yang telah menghadirkan cerita pengalaman nyata ini agar edukasi finansial terasa lebih dekat dengan masyarakat," ujar Lanny Budiati ketika menghadiri acara peluncuran buku Dear Money, We Need to Talk di Perpustakaan Habibie & Ainun, Jakarta Selatan, pada Selasa (13/10/2026).

Buku antologi ini merangkum realita finansial Gen Z dan Milenial secara jujur. Mulai dari perjuangan memutus rantai sandwich generation, strategi soft saving, couple budgeting pra-nikah, pengelolaan dana darurat, hingga cara menyiasati pengeluaran harian tanpa kehilangan momen menikmati masa muda. Karena berbasis pengalaman nyata, buku ini jadi cukup menarik untuk dibaca oleh hampir setiap kalangan.
Buku "Dear Money, We Need to Talk" tidak dikomersialkan, melainkan difungsikan sebagai materi edukasi publik dan bagian dari ekosistem bluAcademy. Sebagai wujud kontribusi terhadap literasi literatur nasional, eksemplar buku ini diserahkan secara resmi untuk menjadi koleksi Perpustakaan Habibie & Ainun, serta didistribusikan ke berbagai sarana edukasi di seluruh Indonesia. Bagi masyarakat luas, buku ini juga dapat diunduh versi soft-copy (e-book) secara gratis melalui website resmi BCA Digital.

"Teori keuangan di atas kertas sering kali terasa kaku, tetapi cerita nyata di media terasa jauh lebih familiar dan menggugah kesadaran. Rekor MURI ini menjadi stempel validasi resmi bahwa karya jurnalistik rekan-rekan media memiliki dampak abadi dalam menemani masyarakat belajar mengelola uangnya," tutup Duardi Prihandiko sebagai Head of Brand & Communication BCA Digital. (aul)
Posting komentar