
Royal Bavarian reception meluncurkan Bir Gandum Spesial König Ludwig Weissbier
Bavaria merupakan bagian Jerman yang sangat terkenal dan sekaligus digemari. Bavaria sangat dikenal karena pemandangan alamnya yang indah dan di atas semua itu dikarenakan kastil-kastil yang megah, yang dibangun oleh König (Raja) Ludwig II. Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa König Ludwig adalah seorang ahli dalam hal rasa dan dapur Kerajaan miliknya begitu terkenal di seluruh penjuru Eropa karena menghasilkan hidangan khas Bavaria yang lezat dan juga koleksi anggurnya yang mengesankan. Tak heran lagi, König Ludwig menjadi nama yang begitu dikenal untuk makanan dan minuman yang terbaik. His Royal Highness (H.R.H) Prince Luitpold of Bavaria sebagaimana dengan leluhurnya König (Raja) Ludwig adalah bagian dari anggota keluarga kerajaan Wittelsbach yang memerintah Bavaria selama 738 tahun. Sehingga tidak mengherankan, bahwa keluarga ini membentuk tradisi dan gaya hidup khas Bavarian yang dikenal luas dan dapat ditemui di berbagai hotel, restoran, kafe, dan tempat-tempat sosial lainnya hingga saat ini.
Prince Luitpold ingin "membawa para pakar penikmat rasa di Indonesia dalam sebuah perjalanan yang menakjubkan melalui kesempurnaan cita rasa Kerajaan" dengan memulai kerjasama lisensi dengan PT. Beverindo Indah Abadi (BIA). CEO BIA, Mr. Thomas Dosy menghargai kelebihan merek asal Bavaria sebagai "sebuah perpaduan yang seimbang, oleh karena upaya perusahaan untuk menghasilkan produk yang sehat, dengan komposisi bahan-bahan yang murni dan alami, dengan tidak mengabaikan, rasa yang sangat lezat".
Dengan nama König Ludwig Weissbier, sebuah merek bir otentik Kerajaan telah memasuki Indonesia. Keluarga Wittelsbach telah memulai pembuatan bir sejak tahun 1260. Sejak itu, mereka menjadi acuan bagi industri bir, dan hal itu berlaku sampai saat ini, seperti halnya Oktoberfest, atau Beer Garden.
Mereka menguasai monopoli pembuatan bir gandum selama 200 tahun hingga tahun 1777. Namun demikian, jejak peninggalan terpenting adalah The Bavarian Purity Enactment pada tahun 1516. Peraturan yang mengatur pembuat bir untuk membuat bir hanya dengan hop, malt dan air, hingga saat ini peraturan tersebut mengikat seluruh produsen bir di Jerman. The Bavarian Purity Enactment berusia 500 tahun, ini adalah hukum makanan tertua yang ada di dunia.
Dan BIA, sebagai produsen (brewing) König Ludwig Weissbier juga harus sesuai dengan standar ini. Hukum ini - awalnya dimaksudkan untuk melindungi kesehatan masyarakat - menantang para pembuat bir untuk mencapai dan mengedepankan kualitas kesempurnaan dalam variasi rasa dan gaya bir. Di Kaltenberg Castle koneksi keluarga kerajaan Bavarian dengan tradisi pembuatan bir terus berlanjut hingga saat ini oleh Prince Luitpold of Bavaria, keturunan dari raja terakhir Bavarian, Raja Ludwig III. Komitmen pribadinya terhadap bisnis pembuatan bir dan penekanan yang terus menerus terhadap kualitas bir buatannya, telah membuat semua bir miliknya menjadi merek terkemuka di belahan dunia manapun bir tersebut dibuat.
König Ludwig Weissbier - salah satu spesialisasi Kerajaan Bavaria, dibuat dengan menggunakan ragi khusus (yang memfermentasikan gula menjadi ethanol dan karbon dioksida), gandum malt dan barley dan hop terbaik, sesuai dengan resep keluarga. Berdasarkan proses fermentasi tepat dan periode pematangan yang panjang, bir ini sangat berbuih dan menyegarkan, dengan busa yang pekat dan aroma ragi yang natural. König Ludwig International telah memiliki pengalaman selama lebih dari 30 tahun dalam memberikan lisensi mengenai prosedur dan merek. Perusahaan ini dikendalikan dan dikelola oleh H.R.H Prince Luitpold of Bavaria yang telah memilih sendiri para pembuat bir internasional terbaik sebagai mitra penerima lisensi di 15 pasar internasional.
Landasan sejarah unik dan kaya merupakan wujud komitmennya untuk memperlakukan bir yang dihasilkan dan merek dagangnya dengan kecintaan dan perhatian yang sama seperti halnya yang dilakukan oleh nenek moyang dulu untuk memastikan pengerjaan bir yang terbaik. Di tempat manapun di dunia ketika bir ini disajikan, produk tersebut menawarkan kualitas dan rasa terbaik. König Ludwig International berkewajiban untuk menghasilkan bir baik pada semua pasar mereka. Dengan menjadikan posisi kuat di pasar konsumen Jerman yang menjadi asal muasalnya sebagai patokan, di mana merek tersebut dianggap sebagai ikon dalam segmen individual, sejak saat pertama kali produk bir tersebut telah dipasarkan.
PT. Beverindo Indah Abadi menjalin kerjasama lisensi dengan König Ludwig International, selaku penerbit lisensi operasi di seluruh dunia untuk berbagai merek minuman Royal Bavarian. BIA bertanggung jawab atas proses pembuatan bir König Ludwig Weissbier di Indonesia dengan bantuan para ahli dari KLI dan secara ketat hanya menggunakan resep dari keluarga Kerajaan.
BIA dan KLI menjalin kesepakatan kerjasama dengan tujuan untuk mengisi kekosongan di Indonesia untuk bir khusus (specialty beer) dengan kualitas premium, yang mana merek dan warisan sejarahnya mampu menarik para penikmat bir, yang mencintai cita rasa terbaik, bahan baku yang sehat dan budaya bir Bavaria yang unik.

Posting komentar