
RISERVA memperkenalkan diri sebagai Steakhouse Fine Dining di Ubud
Hidangan pembuka tidak disajikan di atas piring. Di RISERVA, malam dimulai bahkan sebelum tamu tiba di meja makan, dengan pemandangan hutan dan sawah yang membentang luas saat cahaya senja perlahan turun menyelimuti Ubud.
"An Evening in Seven Chapters" (Malam dalam Tujuh Babak) diciptakan untuk memberikan momen istimewa pada setiap bagian malam itu, dimulai dengan serangkaian ritual yang secara bertahap membawa tamu masuk ke dalam pengalaman ini. Malam dibuka dengan Ritual Gong, diikuti oleh Ritual Pembasuhan Kaki, *Seven Tirta* (Tujuh Air Suci), dan Pemurnian Akhir, menciptakan transisi yang penuh makna dari saat kedatangan menuju rangkaian acara malam itu. Para tamu kemudian melanjutkan dengan pengalaman *Wariga* yang dipersonalisasi, diikuti oleh *canapé* penyambutan yang disebut *Lungsuran* serta minuman selamat datang, sebelum upacara *Champagne Sabrage* menandai peralihan menuju pengalaman bersantap yang sesungguhnya.
Alih-alih terburu-buru berpindah dari satu hidangan ke hidangan berikutnya, tamu diajak untuk menikmati waktu mereka dan merasakan alur pengalaman mulai dari kedatangan hingga babak terakhir. Dengan hanya enam belas tamu yang disambut setiap malamnya, suasana tetap terasa intim mulai dari ritual pertama hingga yang terakhir.
Inti dari pengalaman ini adalah Chef Putu Armen, yang gaya memasaknya berfokus pada bahan-bahan premium dan potongan daging yang diolah dengan keahlian tinggi. Pendekatannya memungkinkan kualitas dan karakter setiap bahan untuk menonjol dengan sendirinya sepanjang jamuan makan. Konsep ini lahir dari keyakinan bahwa *steak* yang luar biasa layak mendapatkan lebih dari sekadar piring dan penataan meja biasa; hidangan ini layak mendapatkan waktu, perhatian, dan nuansa perayaan yang istimewa.
Menu ini memberikan perhatian khusus pada pilihan potongan daging premium, yang masing-masing dipilih karena kualitas dan karakter uniknya. Pilihan di RISERVA mencakup Sanchoku Wagyu Picanha MB 8/9, Stone Axe Wagyu Bavette MB 8/9, Phoenix Wagyu Grain Fed T-Bone 6/7, Stone Axe Fullblood Wagyu Striploin MB 8/9, Sir Harry Citrus Fed Wagyu Ribeye MB 9+, dan A5 Miyazaki Japanese Wagyu Striploin. Setiap potongan daging menghadirkan tekstur, kekayaan rasa, dan karakter tersendiri dalam pengalaman bersantap ini.
Pengalaman menikmati *steak* ini berlanjut melalui dua ritual khas lainnya. Seven Knives menghadirkan koleksi pilihan yang terinspirasi oleh warisan *Pande* (pengrajin logam) Bali, mengajak tamu untuk memilih pisau steik favorit mereka dari koleksi yang berakar pada tradisi keahlian logam pulau ini. Seven Salts melengkapinya dengan pilihan garam artisan dari Bali maupun mancanegara, termasuk Garam Tejakula dari Bali Utara. Setiap jenis garam diperkenalkan sebagai bagian dari pengalaman bersantap, memberikan sentuhan detail tambahan pada hidangan steik.
Sebagai pelengkap hidangan, tersedia koleksi anggur yang dikurasi dengan cermat oleh Sommelier I Putu Erawan Ari Widhiantika, peraih gelar *Bali Best Sommelier 2025*. Koleksi ini mencakup anggur dari berbagai wilayah penghasil ternama di Eropa, Amerika, Oseania, dan Afrika Selatan, yang memadukan produsen mapan serta botol-botol pilihan untuk menyempurnakan karakter setiap hidangan. Saat bersantap, Putu memandu tamu dalam pemilihan paduan anggur yang tepat, sementara program anggur Coravin menawarkan pilihan yang lebih beragam untuk pemesanan per gelas.
Malam ditutup di Aura Lounge, tempat para tamu dapat melanjutkan percakapan sembari menikmati hidangan penutup berukuran mungil (*petit desserts*) dan koktail racikan khusus. Dengan latar keindahan lembah yang tenang, lounge ini menyuguhkan penutup yang syahdu sebelum malam berakhir.
Meski berlokasi di dalam area Equipoise Resort, restoran ini terbuka bagi tamu resor maupun pengunjung dari seluruh penjuru Bali sebagai destinasi kuliner yang berdiri sendiri. Dengan kapasitas terbatas hanya untuk enam belas tamu dalam satu sesi setiap malamnya, reservasi sangat disarankan. RISERVA menawarkan pengalaman malam yang intim, dirancang untuk meninggalkan kesan mendalam bahkan setelah hidangan terakhir usai dinikmati.
Posting komentar